Tampilkan postingan dengan label Tips dan Trik Hardware. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips dan Trik Hardware. Tampilkan semua postingan

Minggu, 08 Juli 2012

Tips membeli Motherboard/Mainboard


Jenis
Jenis, atau faktor bentuk, dari motherboard merupakan pertimbangan penting ketika melihat sebuah motherboard. Ada banyak faktor berbagai bentuk dan tidak semua kasus komputer dapat mengakomodasi setiap faktor bentuk. Saat ini, motherboard paling sering ditemukan dan digunakan adalah ATX motherboard. Ketika melihat motherboard, pastikan kasus Anda mendukung faktor motherboard formulir Anda. Ketika harus membeli motherboard, pertimbangkan semua merek yang berbeda dari motherboard dan vendor yang menjual motherboard tersebut, karena semua motherboard akan memiliki review positif dan negatif.
Pertimbangan
CPU socket / slot Ada berbagai macam Socket CPU yang berbeda dan Slot. Ketika melihat pembelian motherboard, pastikan itu kompatibel dengan CPU yang anda miliki atau kompatibel dengan CPU yang akan anda rencana untuk membeli.
Drive konektor dapat menjadi pertimbangan penting ketika membeli komputer. Tentukan antarmuka drive yang anda rencana untuk digunakan, dan memastikan bahwa motherboard mendukung antarmuka yang atau memiliki konektor untuk antarmuka itu. Sebuah contoh dari interface IDE, EIDE atau SCSI.
Slot / tipe Hari ini, ada berbagai jenis dan kecepatan memori. Ketika melihat pembelian motherboard, pastikan bahwa itu adalah kompatibel dengan memori saat ini yang Anda miliki atau berencana untuk membeli. Slot yang tersedia dapat menjadi pertimbangan penting. Di bawah ini adalah daftar dari slot berbeda yang digunakan dalam motherboard.

1.PCI Express - Jenis Slot / bus terbaru dan terbesar.
2.AGP - AGP, atau Advanced Graphics Port, digunakan untuk kartu video sebagai pengganti untuk PCI.
3.AMR, Audio Modem Riser atau, adalah slot yang digunakan untuk Audio / kartu Modem dan ditemukan pada beberapa motherboard. Ini bukan slot kritis dan telah digantikan oleh CNR.
4.CNR, atau Komunikasi dan Jaringan Riser, adalah slot yang mendukung audio, modem, USB dan kartu Local Area Network. Slot ini sangat dianjurkan untuk setiap pengguna membangun sejumlah besar komputer sebagai kartu umumnya lebih murah daripada kartu PCI atau ISA standar.
5.ISA - Saat ini, ISA menjadi usang dan tidak ditemukan pada semua motherboard. Kecuali Anda memiliki kartu ISA lama yang perlu digunakan, sebaiknya Anda membeli motherboard baru dengan tidak ada slot ISA dan slot PCI tambahan.
6.PCI - slot yang paling banyak dan umum digunakan.
Pelompat jumper umumnya diabaikan ketika mempertimbangkan sebuah motherboard, namun ini dapat menjadi pertimbangan penting, terutama bagi pengguna yang berencana untuk overclocking komputer mereka. Di bawah ini adalah daftar dari beberapa jumper yang harus ditanya tentang atau dikenal ketika membeli sebuah motherboard komputer.
1.Apakah motherboard memiliki jumper CMOS / BIOS yang jelas?
2.Apakah motherboard memiliki pengaturan jumper CPU? Atau dikonfigurasi melalui CMOS? Apakah otomatis mendeteksi?
3.Apakah motherboard memiliki video onboard / suara? Jika ya, mereka bisa dinonaktifkan dengan jumper atau itu dilakukan melalui CMOS?

Port USB Sementara semua motherboard saat ini memiliki port USB, pastikan bahwa motherboard yang akan Anda beli memiliki port USB.

Cara mengetahui Power Supply Berfungsi atau Tidak

Pernah kan membuka sebuah komputer tapi komputer tersebut tidak bisa hidup? Kalau komputer tidak hidup, biasanya ada banyak sekali kemungkinan termasuk salah satunya power supply(PSU). PSU sekarang yang sering digunakan adalah PSU jenis ATX. Cara untuk mengetahui sebuah PSU masih berfungsi atau tidak sebenarnya tidaklah sulit. Langkah-langkahnya seperti di bawah ini.
1. Buka casing, lepas semua kabel PSU dari berbagai peralatan di CPU.
2. Ambil Klip / atom (biasa digunakan untuk mengklip kertas), atau kawat yang bersifat penghantar dan bentuklah klip tersebut menjadi leter U.
3.Cari konektor power Supply ATX (konektor power yang dicolokkan ke motherboard biasanya ada 20 pin)
4.Didalam konektor tersebut ada kabel warna Hijau (sebagai PS On) dan warna hitam (sebagai ground), setelah itu masukkan klip yang sudah di bentuk leter U tersebut ke dalam kabel warna hijau dan warna hitam.



5.setelah itu nyalakan power supply dengan colokkan kabel power-nya ke listrik.
6.Perhatikan kipas PSU-nya, jika berputar berarti power supplynya hidup, tetapi jika tidak berarti sebaliknya.
NB : hati-hati apabila PSU rusak dapat menyebabkan korslet ataupun mengeluarkan asap.
Semoga Bermanfaat